Mengenal Tentang Metaverse Adalah

Memahami metaverse adalah istilah yang secara etimologi berasal dari kata “meta” yang artinya melampaui dan “verse” yang artinya alam semesta. Apabila digabungkan, metaverse adalah secara etimologi melampaui alam semesta.

Metaverse adalah dunia maya yang mengusung konsep 3D yang mendekati dunia nyata. Melansir dari Nytimes, pada Rabu (9/2/2022) dalam dunia metaverse adalah membuat pengguna akan menghabiskan uang di sana seperti pakaian, dan benda-benda untuk avatarnya (gambar diri tiga dimensi).

CEO Facebook, Mark Zuckerberg yang mengadopsi Meta Platforms Inc. pada akhir tahun 2021, menggambarkan metaverse adalah dunia hologram yang memungkinkan adanya visual multiperspektif dan sentuhan yang terasa sangat nyata, tak hanya berbalas pesan dan komentar.

Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang metaverse, konsep teknologi metaverse, dan contoh teknologi metaverse yang sudah ada saat ini, Rabu (9/2/2022).

Memahami Metaverse

Popularitas istilah metaverse adalah kembali dibawa oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg yang mengubah nama perusahaannya menjadi Meta Platforms Inc., disingkat Meta pada akhir tahun 2021. Metaverse adalah pertama kali dikenalkan pada tahun 1992 oleh seorang novelis Neal Stephenson dalam novelnya berjudul Snow Crash dan Earnest Cline dalam novel berjudul Ready Player One.

Metaverse adalah istilah yang menggambarkan dunia maya dengan konsep 3D. Melansir dari Nytimes, istilah metaverse adalah realitas virtual dan kehidupan kedua digital. Dalam dunia metaverse adalah membuat pengguna akan menghabiskan uang di sana seperti pakaian, dan benda-benda untuk avatarnya (gambar diri tiga dimensi).

Dijelaskan, Mark Zuckerberg menyebut metaverse adalah platform komputasi untuk menjalani kehidupan kedua secara online, pengalaman mendekati dunia nyata. Dalam dunia metaverse adalah pengguna akan mengandalkan pengontrol alat indra untuk bisa berinteraksi dengan objek virtual (dunia maya) dan mengandalkan mikrofon untuk berkomunikasi dengan orang lain di sana.

“Beberapa elemen sosial metaverse sudah dapat ditemukan di video game. Pemain bisa memperoleh mata uang virtual untuk membeli pakaian dan barang lainnya untuk menyesuaikan avatar mereka,” diungkap Nytimes.

Karakteristik sebuah Metaverse

Karakteristik sebuah Metaverse Perlu diketahui bahwa tidak semua pengalaman yang menawarkan dunia digital bisa disebut sebagai metaverse. Sebuah dunia digital harus memenuhi beberapa karakteristik agar bisa kita kategorikan sebagai sebuah metaverse, antara lain:

– Live dan real-time: Sebuah metaverse harus memiliki ‘waktunya sendiri’ yang terus berjalan, sama seperti di dunia nyata. Ia juga tersinkronisasi terus menerus secara live.

– Berkelanjutan: Tidak berhenti, tidak memiliki jeda, dan tidak berakhir. Metaverse adalah pengalaman berkelanjutan yang memiliki kemungkinan tidak terbatas dan tidak memiliki akhir.

– Aktivitas tak terbatas: Metaverse adalah ruang digital dengan berbagai macam aktivitas mulai dari hiburan, pekerjaan, hingga bisnis. Idealnya, aktivitas ini dibuat oleh penggunanya, bisnis, dan bahkan oleh pemerintah.

– Ekonomi yang fungsional: Sistem ekonomi yang fungsional dan memiliki manfaat bagi penggunanya adalah sebuah karakteristik yang wajib dimiliki oleh sebuah Metaverse.

Mengapa aset kripto penting dalam Metaverse?

Sebagai platform yang bertujuan membawa kehidupan nyata ke dalam dunia virtual, teknologi blockchain dan kripto berfungsi untuk menjalankan aspek ekonomi di dalam Metaverse.

Kripto dan blockchain yang memastikan keamanan transaksi dan perlindungan data, seiring dengan perkembangan model ekonomi play-to-earn dalam berbagai game berbasis Metaverse dan juga aplikasi lainnya.

Pembayaran menggunakan aset kripto mempermudah proses transaksi karena sistemnya yang terdesentralisasi dan cepat. Teknologi NFT (non-fungible token) juga memastikan otentisitas dari setiap aset yang dimiliki oleh para pengguna dunia virtual tersebut, yang dapat ditukarkan dan diperjualbelikan kepada pengguna lainnya.

Di sisi lain, perkembangan Metaverse juga diyakini akan semakin mendorong adopsi kripto bagi masyarakat umum. Pada 9 Desember, 2021, Facebook telah membuka akses bagi orang untuk memasuki platform VR (virtual reality) sosialnya, Horizon Worlds.

Meskipun Horizon Worlds masih sangat eksperimental, langkah ini menunjukkan keseriusan Facebook mengembangkan metaverse dan akan semakin mendorong popularitas metaverse dan kripto ke tengah publik.

Apa yang bisa dapat dilakukan di dalam Metaverse?

Hiburan

Saat ini, kebanyakan metaverse yang sudah siap berdiri masih sangat berfokus kepada industri game dan hiburan. Metaverse seperti the Sandbox dan My Neighbor Alice merupakan game dengan pemain yang bisa mencapai ratusan orang pada waktu yang sama.

Hal ini merupakan aspek penting dalam Metaverse yang memberikan game dengan elemen sosial yang interaktif. Selain itu, potensi Metaverse untuk industri hiburan lain seperti musik dan film juga besar. Teknologi metaverse bisa membuat hiburan seperti konser virtual yang dapat memberikan pengalaman lebih interaktif dengan penontonnya.

Bisnis
Perusahaan-perusahaan besar bisa memanfaatkan Metaverse untuk menjual dan memamerkan produk mereka dalam bentuk digital. Brand seperti Adidas sudah membeli hak atas tanah di dalam the Sandbox dengan rencana ingin membuat pameran virtual dan pada akhirnya membuka toko digital.

Pengalaman virtual ini kemudian bisa digabungkan dengan hadiah atau produk fisik yang akan menarik lebih banyak orang.

Dunia metaverse pada dasarnya membuka kesempatan bagi banyak industri untuk memanfaatkan ruang digital sebagai tempat memasarkan produk dan brand mereka.

Komunitas

Metaverse bisa menjadi tempat berbagai komunitas berkumpul dan membicarakan hal-hal yang mereka sukai. Metaverse memberikan ruangan digital baru di mana berbagai kegiatan sosial bisa terjadi.

Misalnya, mereka yang menyukai Snoop Dogg sekarang bisa mengikuti acara private party di dalam Snoop Dogg estate yang baru saja dibuka di dalam Sandbox. Hal ini menyorot potensi metaverse sebagai ruangan sosial yang luas dan bebas.

Beberapa Aset kripto dengan Metaverse

Beberapa aset kripto dibangun dengan tujuan menciptakan metaversenya sendiri. Namun, proyek-proyek metaverse ini masih dalam tahap awal di mana aktivitas dan jumlah pemain yang bisa ikut dalam Metaversenya masih sangat dibatasi. Aset kripto dengan Metaverse di antaranya, Sandbox, MANA, dan ALICE.