Indra Kenz Kini Berstatus Tersangka Ancaman 20 Tahun Penjara

Indra Kesuma atau Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong aplikasi Binomo oleh Bareskrim Polri. Dia terancam hukuman penjara selama 20 tahun.
“Ancaman hukuman terhadap yang bersangkutan 20 tahun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (22/2/2022).

Indra Kenz dijerat dengan pasal berlapis. Ramadhan menyebut Indra Kenz diduga telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penipuan.

“Pasal yang disangkakan adalah Pasal 45 ayat 2 Juncto Pasal 27 ayat 2 UU ITE. Kemudian Pasal 45 ayat 1 Juncto Pasal 28 ayat 1 UU ITE. Kemudian Pasal 3 ayat 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Selanjutnya Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP,” ucap Ramadhan.

Indra Kenz Jadi Tersangka

Crazy rich Medan, Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong aplikasi Binomo. Indra Kenz menjadi tersangka usai Bareskrim Polri melakukan gelar perkara kasus tersebut.

“Setelah gelar perkara, penyidik menetapkan saudara IK (Indra Kenz) sebagai tersangka,” kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (24/2).

Diketahui, Indra Kenz diperiksa selama kurang lebih 7 jam oleh penyidik. Ramadhan menyebut penyidik telah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Indra Kenz.

“Setelahnya penyidik melakukan penangkapan dan akan segera melakukan penahanan,” pungkas Ramadhan.’

Profil Indra Kenz

Indra Kenz sempat menyebut bahwa Binomo merupakan hal yang legal melalui kanal YouTube pribadinya. Namun ia kemudian mengakui dan meminta maaf bahwa aplikasi Binomo merupakan hal yang ilegal. Hingga kini Indra Kenz masih menjalani pemeriksaan atas kasus yang dialaminya.

Lantas siapa sebenarnya Crazy rich asal Medan yang menjadi tersangka dalam kasus binomo ini? Simak profil Indra Kenz berikut ini.

𝙏𝙧𝙚𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜  Wadidaw Ternyata Raffi Ahmad Ngaku Bisa Begituan 5 Kali Sehari

Indra Kesuma atau yang dikenal sebagai Indra Kenz lahir di Rantauprapat, Sumatera Utara pada 31 Mei 1996 silam. Indra Kenz merupakan lulusan dari jurusan Teknik di Universitas Prima Indonesia (2014-2018).

Ia dijuluki sebagai crazy rich Medan karena memiliki beberapa usaha mulai dari kursus trading, klinik kecantikan, usaha makanan, clothing line dan masih banyak lainnya. Indra Kenz juga memiliki perusahaan yang bernama PT Disotiv Citra Digital yang bergerak di dunia kreatif seperti digital marketing dan videografi.

Sebelum terkenal seperti saat ini, Indra Kenz memulai kariernya pada usia 16 tahun. Ia juga melakoni beberapa profesi seperti jualan online, penyanyi café, pengamen hingga menjadi seorang sopir taksi. Selain itu, ia pernah menjadi seorang penyiar radio, MC dan mengikuti ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2018 dan dimentori oleh Titi DJ.

Pada umur 21 tahun, ia menjadi pegawai asuransi dan sempat berjualan jam tangan mahal namun berakhir bangkrut karena belum bisa mengelola keuangannya. Pada umur 26 tahun, ia terjun di dunia trading karena tertipu oleh investasi bodong tersebut dan ia memutuskan untuk mempelajarinya sendiri.

Selain menjadi seorang pengusaha, Indar Kenz juga menjadi seorang content creator yang kerap memamerkan kehidupan mewahnya di media sosial mulai dari YouTube, TikTok hingga Instagram.

Sebelum terjerat kasus Binomo yang ramai diperbincangkan, Indra Kenz sempat viral dikarenakan ia mengungkapkan bahwa terlahir miskin itu privilege. Hal ini sontak membuat warganet geram dan tidak sedikit berkomentar.

Demikian adalah profil Indra Kenz, crazy rich Medan yang menjadi tersangka atas kasus Binomo.